Jumat, 30 September 2011

tugas 3 softskill SIA

Jelaskan perbedaan system informasi akuntansi dan system informasi manajemen?
Jawab :
Perbedaan SIA dan SIM :
• SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan sedang
• SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi

Sumber :
• rooswhan.staff.gunadarma.ac.id

tugas 2 softskill SIA

Jelaskan pengertian akuntansi dan system informasi akuntansi?
Jawab :
Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggung jawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.

Sumber :
• http://organisasi.org/pengertian_dan_penjelasan_dasar_akuntansi_definisi_arti_fungsi_dan_kegunaan_belajar_ilmu_akutansi_accounting
• http://dedew-ofthinkingabout.blogspot.com/2010/12/perbedaan-sistem-informasi-manajemen.html
• rooswhan.staff.gunadarma.ac.id

tugas 1 softskill SIA

Jelaskan pengertian system dan elemen system?
Jawab :
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
Sistem adalah sekumpulan unsur atau elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Sebagai contoh, dalam sistem komputer terdapat software (perangkat lunak), hardware (perangkat keras), dan brainware (sumber daya manusia).
Pada prinsipnya, setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen:
• Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.
• Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
• Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.
• Lingkungan, tempat di mana sistem berada.
Elemen sistem
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem :
1. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.


2. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).
3. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lbih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
4. Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
5. Batas
Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.
6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
7. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup system.

Sumber :
• http://www.idafazz.com/pengertian-sistem.php
• http://blog.re.or.id/konsep-dasar-sistem-elemen-sistem.html
• http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem#Elemen_sistem

Jumat, 20 Mei 2011

Lahirnya Sumpah Pemuda

Pendorong para pemuda dalam mendirikan organisasi pemuda diawali dengan lahirnya Budi Utomo. Setelah adanya Budi Utomo maka berkembanglah organisasi-organisasi lain yang digawangi oleh para pemuda untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan, dari sinilah timbul gagasan para pemuda Indonesia untuk mempersatukan seluruh organisasi pemuda Indonesia.
Pada tanggal 15 Nopember 1925 dibentuk panitia Kongres Pemuda I, dan terbentuklah susunan panitia
• Ketua : M.Tabrani
• Wakil Ketua : Sumarto
• Sekretaris : Jamaludin
• Bendahara : Suwarso
Setelah pembentukan panitia pada tanggal 30 April – 2 Mei 1926 bertempat di Jakarta diadakan kerapatan besar pemuda-pemuda Indonesia yang disebut juga dengan Kongres Pemuda I yang dipimpin oleh M.Tabrani. Gagasan yang timbul dalam Kongres Pemuda I adalah :
1. Agar bahasa Melayu ditetapkan sebagai bahasa persatuan Indonesia adalah gagasan Muh.Yamin
2. Organisasi pemuda dilebur menjadi organisasi tunggal adalah gagasan Mohammad Tabrani, dan lain-lain.
Tapi ternyata Kongres Pemuda I belum berhasil mencapai tujuannya, maka dari itu pada tahun 1927 Sugondo Joyopuspito ingin meneruskan cita-cita yang telah dirintis oleh M.Tabrani untuk membentuk Kongres Pemuda II, dan akhirnya pada tanggal 3 Mei - 12 Agustus 1928 diadakan pertemuan antara para tokoh pemuda untuk membentuk susunan Panitia Kongres Pemuda II. Terbentuklah susunan panitia baru untuk Kongres Pemuda II dengan susunan panitianya :
• Ketua : Sugondo Joyopuspito
• Wakil Ketua : Joko Marsaid
• Sekretaris : Muhammad Yamin
• Bendahara : Amir Syarifudin
Pelaksanaan Kongres Pemuda II pertama kalinya pada tanggal 27 – 28 Oktober 1928 di Jakarta dan pada tanggal 28 Oktober 1928 Kongres Pemuda II menghasilkan :
1. Lahirnya Sumpah Pemuda
2. Lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman sebagai lagu kebangsaan
3. Bendera Sang Saka Merah Putih ditetapkan sebagai lagu kebangsaan Indonesia

Makna Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa

Indonesia merupakan suatu wilayah yang terdiri dari beribu-ribu pulau. Yang termasuk ke dalam tanah air adalah pulau-pulau yang tersebar di Indonesia yang merupakan bagian dari tanah air Indonesia. Dan hakikatnya dari beribu-ribu pulau yang ada membentuk satu kesatuan negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa satu nusa adalah satu tanah air yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Satu Bangsa yang jelas digambarkan dengan adanya sembhoyan yang tertulis dalam lambang negara yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi satu juga. Perbedaan ini meliputi beda suku bangsa, agama, bahasa, dan adat istiadat. Makna dari satu bangsa adalah satu keturunan atau satu asal, biarpun mereka berada di pulau yang berbeda dan bertempat tinggal di daerah yang berbeda, namun mereka merasa satu bangsa yaitu bangsa Indonesia.
Karena Indonesia terdiri dari berbagi macam suku dan pulau maka bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari pun berbeda disetiap daerah, bahasa itu disebut dengan bahasa ibu atau bahsa induk. Keanekaragam bahasa di Indonesia merupakan kekayaan alam yang tidak ternilai dan tidak dimiliki oleh bangsa lain. Oleh karena itu, keanekaragamaan bahasa perlu dilestarikan sehingga tidak akan dilupakan oleh generasi yang akan datang.
Meskipun tiap daerah mempunyai bahasa daerah sendiri-sendiri, tapi setiap suku bangsa di Indonesia menyadari bahwa mereka bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, dalam berkomunikasi antarsuku, mereka menggunakan satu bahsa yaitu bahasa Indonesia. Keanekaragaman bahsa bukanlah hambatan untuk berkomunikasi dengan suku lain karena kita mempunyai bahasa persatuan yaitu bahasa indonesia. Oleh karena itu, gunakanlah bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Makna Sumpah Pemuda

Setelah kita mengetahui bagaimana sejarah Sumpah Pemuda, disini akan dibahas mengenai makna dari Sumpah Pemuda yang pastinya sangat banyak makna yang terkandung didalamnya.
Sumpah Pemuda lahir pada tanggal 28 Oktober 1928 yang berisi
1. Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia
2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia
3. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
Itulah isi dari Sumpah Pemuda yang merupakan seruan para pemuda Indonesia yang sangat mencintai tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia, dan mereka ingin bersatu dalam satu kesatuan untuk mencapai kemerdekaan bangsa Indonesia dari para penjajah.
Makna yang terkandung didalam Isi Sumpah Pemuda adalah :
1. Merupakan tonggak persatuan Indonesia
2. Merupakan zaman penegas untuk mengusir penjajah Belanda dari bumi Indonesia.

Pentingnya Norma dalam Kehidupan

Norma atau peraturan adalah suatu petunjuk bagi seseorang untuk berbuat sebagaimana mestinya terhadap sesama di dalam lingkungan masyarakat tertentu. Norma mempunyai dua macam isi yang berwujud perintah dan larangan. Di dalam kehidupan bermasyarakat dikenal berapa norma diantaranya adalah :
1. Norma agama
2. Norma Kesusilaan
3. Norma Kesopanan (etika)
4. Norma Hukum
Norma agama ini berasal dari Tuhan yang merupakan petunjuk hidup, yang berisi perintah, larangan, dan anjuran. Sanksi yang diberikan apabila melanggar norma agama adalah tidak langsung, karena akan diperoleh setelah meninggal dunia. Maka dari itu kita sebagai manusia ciptaan Tuhan harus dapat melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya agar tidak mendapat sanksi di akhir nanti.
Norma Kesusilaan adalah aturan yang berasal dari hati nurani manusia tentang baik buruknya tingkah laku. Sanksi yang diperoleh dari norma kesusilaan adalah tidak tegas karena orang itu sendiri yang merasakan sanksinya apabila melanggar norma ini. Perasaan yang dirasakan orang yang melanggar norma ini adalah perasaan bersalah, malu, menyesal dan lain-lain semua ini dirasakan diri sendiri.
Norma Kesopanan (etika) adalah peraturan hidup yang timbul dari hasil pergaulan dalam masyarakat. Sanksi yang diterima apabila melanggarnya adalah sanksi yang diberikan tidak tegas tetapi dapat diberikan oleh masyarakat, misalnya dikucilkan, diejek, atau dicemooh, dan lain-lain.
Norma Hukum adalah peraturan-peraturan yang dibuat oleh penguasa negara dan berlakunya dipaksakan oleh alat negara seperti polisi, jaksa, hakim, dan lain-lain. Sanksi norma hukum yang diberikan adalah tegas dan nyata misal masuk tahanan, ditembak mati, atau yang lainnya. Sifat dari norma hukum ini adalah memaksa karena pelanggarnya akan mendapat sanksi yang sangat tegas.
Pentingnya norma dalam kehidupan adalah agar tercipta kehidupan dengan suasana tenteram, aman, dan damai, tidak terjadi kekacauan, tercipta hidup yang teratur dan tertib. Maka dari itu kita sebagai masyarakat wajib mematuhi norma-norma yang ada dalam masyarakat agar kehidupan kita tercipta dengan baik.